03/11/11

Mau Kemana?

Wah, pagi ini saya ditampar oleh salah satu tulisan teman saya. Saya baru sadar bahwa saya dikelilingi oleh teman-teman yang luar biasa.

Sudah lamaaaaaaaaa sekali saya ingin ke luar negeri. Dan beberapa bulan yang lalu saya telah melaksanakan kewajiban saya untuk memenuhi hukum sunah anak-anak HI (gak afdol bagi anak HI kalo belum ke luar negeri). Korea Selatan menjadi tujuan, simply karena orang tua yang bayarin... -_-'

Oke, menyenangkan memang berada di sana, except the food of course. Seminggu memang terasa kurang untuk melihat lebih banyak, tapi apa dikata, no money gan, dan semua itu hak prerogatif orang tua saya. The problem is, I was addicted... Dan salah satu tulisan teman saya yang baru saja saya baca pagi ini benar-benar menampar saya.

Let's say she's a girl, and she travel to other country alone! God damn it! Harga diri saya sebagai lelaki mau ditaruh dimana gan kalo kayak gitu?! Haha, kidding guys... Yang saya mau utarakan adalah, saya memang merasa senang sewaktu ke Korea Selatan, tetapi saya merasa ada yang kurang. Ya, selain waktu yang kurang lama, perjalanan saya dengan orang tua saya membuat (menantang) saya berpikir untuk dapat berjalan-jalan ke luar negeri sendiri. It will be so much fun, isn't it? Anyway, memang dasarnya manusia, saya banyak memikirkan konsekuensi, teoritis memang. Bagaimana saya bisa mendapatkan uang untuk pergi, karena simply saya tidak mau meminta uang kepada orang tua saya, dan mau kemana? MAU KEMANA?

Mau kemana menjadi pertanyaan yang benar-benar membebani saya sekarang ini. Let's say, saya sekarang sudah semester 3, akhir semester 4 saya akan magang, dan tentu uang tersebut bisa saya gunakan. Tapi mau kemana? Ke luar negeri tentu menjadi pilihan favorit bagi para travelers, kapan lagi sih bisa ke luar negeri? Tapi ada sesuatu yang menahan saya disini. Saya merasa terbebani oleh tanggung jawab moral dengan negara saya. How could you go to other country when you belum keliling2 negara sendiri? (maklum bahasa inggris pas-pasan)

Hoah, dasar manusia, gak tentu mau kemana, ngeluh terus, dan rasa iri menyelimuti. Kadang terlintas di benak saya untuk pergi ke negara-negara macam Turki, Uzbekistan, dan lain-lain. Tapi pulau Karimun Jawa dan pulau Tidung juga gak bisa keluar dari pikiran! -_-'

Yang jelas, keinginan saya untuk pergi itu simply pingin nambah pengalaman. Mengutip dari tulisan temen saya itu: "Maybe life is a journey without destination. The only certainty about life’s destination is death. So why hurry? Why go so fast? Why not go through the road of life ambling, enjoy the sceneries, behold the flowers, befriend the fellow travelers, joke with them, have fun and give a hand to those who are tired and limping and make their journey pleasant too?"

Damn, she's good... Have a good day! :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar